Monday, 15 April 2013

Bahaya dari Mengucek Mata



Saat mata terasa gatal, muncul niat untuk menguceknya. Dan, hampir semua orang pernah melakukannya, yang akan berakibat mata memerah dan terasa perih. Tahukah bahwa mengucek mata bisa melemahkan otot yang ada di mata?

Tidak heran jika setelah gesekan terhadap mata, mata menjadi merah dan perih. Bisa jadi hal tersebut disebabkan keasyikan mengucek mata hingga rasa gatalnya hilang. Dan, bagaimana jika tangan yang mengucek itu kotor?

“Mengucek mata, yoga dengan kepala di bawah, tidur dengan wajah menempel pada bantal atau berenang merupakan berbagai aktivitas yang bisa menyebabkan penekanan mata meningkat,” ujar Professor Charles McMonnies, dari UNSW School of Optometry and Vision Science, dalam jurnal yang telah dipublikasikan berjudul Optometry and Vision Science, seperti dikutip dari Science.

Saat menyentuh mata, kelopak mata akan mengalami peningkatan tekanan. Cahaya lampu yang terlalu silau lebih sedikit memberikan tekanan dibandingkan dengan mengucek mata dengan keras yang bisa memberikan tekanan 3 sampai 5 kali lebih besar dari tekanan normal.

Pada kasus mengucek mata, terjadi efek kombinasi menutup mata dan kekuatan mengucek mata yang bisa meningkatkan tekanan lebih tinggi lagi. Mengucek dengan keras bisa meningkatkan tekanan hingga 10 kali lebih tinggi dibanding tekanan normal!

“Tekanan yang normal akan memberikan konsekuensi yang sedikit, tapi tekanan pada mata yang kuat dalam jangka waktu yang lama dan terjadi secara berulang bisa memberikan kontribusi pada kerusakan mata seperti glaukoma, lebih cepat terkena rabun jauh, conical kornea atau bisa juga menyebabkan kebutaan,” ujar Professor Charles McMonnies.









Menghindari kontak mata dengan bantal atau masker tidur juga bisa membantu mengurangi tekanan sensitif pada mata. Saat mengucek mata juga bisa melemahkan otot levator palpebra yang berfungsi mengangkat kelopak mata, sehingga jika mengucek mata akan membuat mata terlihat lebih kecil atau seperti mata mengantuk.
Tekanan mata yang normal terjadi saat menutup mata, berkedip dan saat menarik nafas dalam tidak akan memberikan konsekuensi karena tekanan yang diberikan sangat kecil dan tidak dalam waktu yang lama.

Untuk itu sebaiknya hindarilah beberapa aktivitas seperti berikut:

1 ) Tidur dengan wajah tertunduk dan kontak dengan bantal, karena dalam bantal tersebut bisa saja terdapat kutu atau debu yang bisa membuat mata iritasi.
2 ) Mengucek mata, karena bisa membuat mata iritasi, kering dan membuat mata perih.
Menunduk bisa meningkatkan tekanan, karena itu sebaiknya jika membaca dalam posisi duduk.
3 ) Menyeka air mata adalah kegiatan yang paling baik dengan menghapus dari ujung mata dan meminimalkan kontak dengan kelopak mata. Dan, gunakan obat tetes mata jika terasa gatal dan perih.

Hindari mengucek mata sebisa mungkin! Jika terasa gatal, gunakan tisiu dan usapkan secara lembut guna menghindari kontak yang berlebihan. Langkah paling bijaksana jika mata terasa perih, periksakan ke dokter mata.

Thursday, 7 March 2013

Kisah Bocah Setengah Wajah




"Dia saudaraku, tidak peduli seperti apa wajahnya," ujar Oliver pada Daily Mail. Meski terlahir kembar Oliver dan Harry memiliki perbedaan yang fisik yang sangat berbeda.

Oliver terlahir dengan wajah tampan dan tubuh yang sempurna, tapi tidak dengan Harry. Ia hanya memiliki setengah wajah normal, satu mata dan telinga kanan. Bocah tujuh tahun itu juga hanya memiliki setengah hidung.

Sejak lahir Harry lahir dengan setengah bagian muka rata, tanpa bagian hidung, mata dan telinga kiri. Siapa pun yang melihat akan menjerit saat bertatapan dengan dirinya. Bagi ibunya sendiri, Machin, bukanlah hal mudah menerima kondisi putranya.

Tujuh tahun lalu, dirinya melahirkan putranya melalui proses caesar. "Dokter langsung membawa Harry usai proses kelahiran. Ia tak mengizinkan aku langsung melihat putraku," jelasnya.

Saat mengetahui kondisi salah satu putranya tidak sempurna, Machin mengaku ia sangat terpuruk dan sedih. Selama hidupnya, ia meminta maaf pada suaminya, Mark. Ia merasa ini adalah kesalahan dirinya, karena melahirkan seorang anak yang tidak sempurna.

Kondisi tersebut, membuat Machin tidak percaya diri pada Harry. Naluri keibuannya pun mati. Setiap melihat wajah Harry, ia hanya merasa kekosongan dan sedih, bukan kasih sayang. Setiap saat, dia selalu menyembunyikan putranya dari publik. Setiap ia ke luar, banyak orang bertanya tentang kondisi Harry. Dan tak sedikit orang yang berteriak dan kabur saat ia ke luar bersama Harry dan kembarannya.

"Butuh waktu lama untuk mencintai Harry meski dia anakku. Dua tahun terakhir ini saya baru benar-benar mencintainya. Seperti anak-anakku lainnya," jelasnya.


Beda dengan Oliver. Sadar memiliki saudara kembar yang tidak sempurna, membuat Oliver terus melindungi Harry. Ia selalu berdiri tegak di saat kembarannya diganggu oleh teman-temanya dan berkata "Dia saudaraku, tidak peduli seperti apa wajahnya," belanya pada segerombolan anak.

Sikap inilah yang membuat Machin terketuk hatinya. Sebagai seorang ibu. Machin merasa hancur hatinya saat mendengar perkataan Oliver. Mengapa dirinya tidak bisa seperti Oliver, yang bisa melindungi Harry dari dunia luar. Menurut Machin, semenjak itu hubungan Harry dan dirinya semakin dekat. Seperti hubungan ibu pada anak umumnya.




Subhanallah..
Meskipun terlahir cacat ia memiliki saudara kembar yang masih peduli dan sayang kepadanya.
Bahkan pada awalnya, Ibunya tidak bisa menerima kondisinya yang cacat.
Allah Maha Adil
Maka jangan pernah mengeluh terhadap segala kesusahan, kesulitan, cobaan, dan kekurangan yang kita miliki.
God create us perfectly.
Segala kekurangan yang kita miliki bukanlah sebuah kesalahan. Akan tetapi, dengan adanya kekurangan itulah, kita memiliki sesuatu yang lebih untuk menutupinya. Itulah kelebihan kita masing-masing :)


soooo..sekian postingan kali ini, kawan :)
semoga kita dapat memetik amanat dari kisah nyata ini kawan-kawan sekalian..




sumber:pulsk.com

Perbedaan Hukuman Kepada Koruptor di Berbagai Negara

Negara-negara di dunia memiliki peraturannya sendiri untuk menjaga ketertiban dan keamanan warganya. Salah satunya mengenai Korupsi.

Inilah Perbedaan Hukuman Kepada Para Koruptor di Negara Arab Saudi, China, dan Indonesia.






sumber:unic29.com

Thursday, 28 February 2013

Bener Nggak?


Mengapa Anak-Anak Perlu Bermain?




Anak belajar dan mengembangkan rasa percaya dirinya dengan bermain. Bermain pada anak-anak bukanlah sesuatu yang kebetulan atau hanya untuk mengisi waktu luang mereka. Bermain adalah hal yang sangat penting bagi anak-anak, karena melalui permainan anak mengeksplorasi dunia di sekelilingnya, mendapatkan wawasan tentang peristiwa dan situasi. Dia belajar memahami dunia dalam arti yang sebenarnya.

Bermain adalah belajar

Bermain sangat penting bagi perkembangan pribadi anak dan menjadi dasar keterampilan selanjutnya seperti membaca, menulis, berhitung dan memahami banyak hal. Bermain berkontribusi bagi tumbuh-kembang anak secara fisik, sosial, kognitif, emosional dan spiritual. Jika anak tidak belajar melalui permainan, dampaknya tidak hanya pada prestasi sekolah nanti, tetapi juga dalam kepribadian dan perilaku anak.

Dengan bermain anak mengembangkan keterampilan dalam bidang berikut:

a. Kemampuan emosional. Anak-anak belajar menangani kekecewaan, mengembangkan ketekunan, merasakan kegembiraan bila usaha yang diambil setelah beberapa kali percobaan mencapai kesuksesan.

b. Kemampuan motorik. Anak-anak mengembangkan respon otot yang cepat, menilai situasi lapangan dan melakukan koordinasi tangan-mata dengan lebih baik. Motorik kasar dan halus berkembang dengan bermain.

c. Kemampuan kognitif. Melalui bermain anak-anak belajar logika, berkonsentrasi lebih baik, menahan diri dari tindakan, memahami nuansa kosakata dan belajar bahasa.


Anak-anak mendengar, melihat, dan merasakan dengan pengalaman langsung dalam permainan mereka. Anak-anak belajar memahami dunia dengan meniru dan mencoba segala macam interaksi yang kompleks. Permainan yang tampaknya sederhana seperti bermain peran, menggambar garis dengan pensil di atas kertas, berdandan di depan cermin, atau memanjat pohon mengajarkan anak-anak mengenai diri dan lingkungan mereka.

Anak-anak tidak memiliki pola, kebiasaan atau rutinitas yang tetap. Mereka terus-menerus dihadapkan dengan peluang-peluang baru yang terlalu menyenangkan untuk dilewatkan. Anak-anak sangat intens dalam permainan mereka dan menjelajahi dunia dengan segala kemungkinan dan batasnya. Bermain adalah “kerja keras” bagi seorang anak. Dia menemukan segala sesuatu melalui kreatifitasnya sendiri.

Bermain menumbuhkan rasa percaya diri

Selain penting untuk perkembangan anak-anak, bermain juga menguatkan rasa percaya diri. Anak bisa berkata: “Aku bisa!” Belajar menghadapi kemungkinan dan ketidakmungkinan, belajar berkonsentrasi dan menghadapi konflik dapat diperoleh melalui permainan bebas. Yang dimaksud permainan bebas adalah kebebasan bereksplorasi tanpa tuntutan orang dewasa, aturan-aturan dan tekanan waktu.  Dengan bermain bebas seorang anak mengembangkan rasa percaya diri untuk:

1. berinteraksi dengan anak lain atau orang dewasa
2. belajar dengan cara trial and error
3. berbagi dengan orang lain
4. berkomunikasi dan menyampaikan pendapat
5. mengatasi rasa takut



Dengan bermain, anak-anak  belajar mandiri dan bertanggung jawab, yang merupakan unsur penting dalam kepercayaan diri. Sayangnya, banyak orang tua yang membatasi anak-anaknya bermain bebas sehingga menghalangi pertumbuhan rasa percaya dirinya. Sebagai orang tua kita perlu memberikan lingkungan yang aman dan ramah di mana anak-anak bisa bermain bebas. Biarkan anak Anda bermain dengan sesedikit mungkin permainan terprogram.

Permainan luar tidak hanya sehat tetapi juga memberi kesempatan penting untuk menjelajahi dunia. Bahkan ketika hujan, anak-anak bisa bersenang-senang dalam guyuran hujan. Banyak bergerak dan mengeksplorasi alam tidak hanya baik untuk anak tetapi juga akan memperkuat rasa kebersamaan.


well, sodara-sodara sekalian..
sekian postingan kali ini :)




sumber:majalahkesehatan.com

Mengapa Baju Operasi Dokter Berwarna Hijau?






Warna hijau membantu para dokter untuk melihat dengan lebih baik karena dua alasan.
Pertama, melihat warna biru atau hijau dapat menyegarkan penglihatan dokter dari hal-hal yang berwarna merah, seperti organ dalam dan darah pasien selama operasi. Karena, otak menafsirkan warna secara relatif terhadap warna yang lain.

Jika seorang ahli bedah menatap pada sesuatu yang berwarna merah atau merah muda, ia akan menjadi terbiasa dengan warna tersebut sehingga penglihatannya terganggu. Sinyal merah di otak akan memudar, yang bisa menyulitkan dokter melihat organ dan jaringan tubuh manusia. Sedangkan, jika dokter melihat sesuatu yang berwarna hijau dari waktu ke waktu, ia dapat membuat matanya lebih sensitif terhadap variasi dalam warna merah.

Kedua, karena penglihatan dokter terus menerus terfokus terhadap organ dalam pasien yang berwarna merah, warna merah ini dapat menyebabkan ilusi optik berwarna hijau di permukaan yang putih dan tentu dapat mengganggu.

Ilusi optik ini muncul jika dokter menggeser tatapannya dari jaringan tubuh yang berwarna kemerahan pada sesuatu yang putih. Ilusi optik berwarna hijau dari organ bagian dalam pasien akan muncul pada latar belakang putih tersebut.

Ilusi optik ini terjadi karena putih memiliki semua spektrum warna, termasuk hijau dan merah. Namun, jika dokter melihat pakaian yang berwarna hijau atau biru, dan bukannya putih, ilusi yang mengganggu ini akan berbaur tepat dengan warna pakaian dan tidak akan menjadi gangguan. Pendapat ini didukung oleh Paola Bressan, peneliti ilusi mata dari University of Padova, Italia.




thank you everyone and see youuu~



sumber:pulsk.com

Friday, 22 February 2013

Bagaimana Pornografi Merusak Otak Kita?





Ahli bedah otak dari Amerika Serikat, dr Donald Hilton Jr, mengatakan bahwa pornografi sesungguhnya merupakan penyakit karena mengubah struktur dan fungsi otak, atau dengan kata lain merusak otak.

Bagian yang paling rusak adalah prefrontal cortex (PFC) yang membuat anak tidak bisa membuat perencanaan, mengendalikan hawa nafsu dan emosi, serta mengambil keputusan dan berbagai peran eksekutif otak sebagai pengendali impuls-impuls. Bagian inilah yang membedakan antara manusia dan binatang.

Mark Kastleman, penulis buku The Drugs of the New Millenium, memberi nama pornografi sebagai visual crack cocaine atau narkoba lewat mata. Kastleman juga menyebut adiksi pornografi pada anak tidak terlepas dari bisnis pornografi yang memang menyasar anak-anak sebagai target pasar.

Ciri-ciri kecanduan pornografi, antara lain, anak menghabiskan waktu lebih banyak dengan perangkat teknologi, seperti internet, games, atau ponsel. Anak menjadi gampang marah, self esteem-nya rendah, kalau bicara tidak mau menatap mata kita, melawan, suka berkhayal, prestasi akademik merosot tiba-tiba, dan pendiam.

"Anak juga biasanya mengamuk kalau ditegur untuk berhenti melakukan aktivitas tertentu tadi," kata Elly. Anak sering kali ingin keluar dari jerat adiksi tadi, tetapi tidak mampu karena tidak ada yang tahu dan bisa membantunya.



sumber:pulsk.com